Resensi Buku – Mereka Memanggil Saya Pelatih oleh John Wooden

Pelatih John Wooden melambangkan apa yang seharusnya menjadi pelatih. Awal tahun ini, ia meninggal pada usia 99 tahun. Pada tahun 60-an dan 70-an, tim UCLA-nya mendominasi lapangan basket perguruan tinggi. Buku, "They Call Me Coach", adalah otobiografinya.

Pelatih John Wooden agak berbicara lembut. Dia tepat dalam latihan dan permainannya. Sebelum menjadi pelatih, dia adalah seorang penjaga yang hebat di Universitas Purdue. Ia menjadi Hall of Fame sebagai pemain basket dan pelatih perguruan tinggi. Ketika dia berbicara, dia terdengar seperti seorang penyair atau guru bahasa Inggris karena dia menggunakan puisi dan kutipan untuk membuat titik.

Buku ini dengan gamblang mengilustrasikan bagaimana Pelatih Kayu memiliki prinsip-prinsip kuat yang dijalaninya. Dua sumber kunci dari filosofi hidup dan kepelatihannya berasal dari Tujuh Titik Kepercayaan dari ayahnya dan Piramid Kesuksesannya.

The Seven Point Creed menyatakan:

* Jadilah jujur ​​pada diri sendiri.

* Jadikan setiap hari karya Anda.

* Bantu yang lain.

* Minumlah secara mendalam dari buku-buku bagus, khususnya Alkitab.

* Buat pertemanan menjadi seni yang bagus.

* Bangun tempat perlindungan terhadap hari hujan.

* Berdoalah untuk bimbingan dan bersyukur atas berkah Anda setiap hari.

Piramida Sukses adalah daftar prinsip-prinsip dasar yang dilapiskan oleh:

* Kebesaran Kompetitif

* Tenang

* Keyakinan

* Kondisi

* Keterampilan

* Semangat tim

* Kontrol diri

* Waspada

* Inisiatif

* Intentness

* Ketekunan

* Persahabatan

* Loyalitas

* Kerjasama

* Antusiasme

Kisahnya dapat membantu siapa pun di bidang apa pun untuk menjadi lebih baik dan akhirnya mencapai yang terbaik. Kisah Coach Wooden sukses melalui prinsip-prinsip inti yang solid. Dia adalah seorang ahli perincian. Dalam buku ini, ada cerita tentang betapa pentingnya meletakkan kaus kaki Anda dengan benar. Dia bahkan mengajarkan para pemainnya bagaimana melakukan itu. Aspek penting lainnya dari Coach Wooden adalah dia tidak langsung berbicara tentang kemenangan. Sebaliknya, ia mengajarkan para pemainnya untuk melakukan yang terbaik. Jika mereka melakukan yang terbaik, maka hasilnya tidak terlalu menjadi masalah.

Coach Wooden melatih berbagai pemain hebat termasuk Lew Alcindor (alias Kareem Abdul-Jabbar), Bill Walton, Gail Goodrich, dan banyak lainnya. Dia memperlakukan setiap pemain dengan adil. Agaknya tidak sama sama. Dia harus menghabiskan lebih banyak waktu dengan para pemain bintang, tetapi dia mengakui dan mengakui pentingnya setiap pemain. Banyak mantan pemainnya berhasil dalam bola basket pada tingkat profesional – tetapi kebanyakan dari mereka berhasil di bidang lain termasuk bisnis, kedokteran, pengajaran, pelayanan, dll.

Buku ini harus dibaca oleh siapa saja yang pelatihnya termasuk pelatih atletik, orang tua, pemimpin bisnis, supervisor, dll.

Biografi Pendek Pemain Sepak Bola Terkenal – John Cole

Nama lengkapnya adalah Joseph John Cole, dan lebih dikenal sebagai Joe Cole. Ia lahir di Islington, London pada 8 November 1981. Ia adalah pemain sepak bola profesional yang sekarang bermain untuk tim nasional Inggris dan klub Liverpool. Dari usia yang sangat muda, Cole dianggap sebagai salah satu bakat baru terpanas di sepak bola Inggris.

Di level klub, Cole bermain untuk West Ham United dari 1998 hingga 2003 sebelum bergabung dengan Chelsea. Setelah itu, ia meninggalkan Chelsea dan bermain untuk klub Liverpool. Dengan West Ham United, ia bermain lebih dari 100 pertandingan untuk periode lima tahun. Cole juga memenangkan banyak trofi bersama Chelsea, termasuk tiga gelar Premier League dan dua Piala FA.

Pada bulan Mei 2001, Cole melakukan penampilan internasional pertamanya sebagai lawan Meksiko. Dia adalah bagian dari tim Piala Dunia FIFA 2002 Inggris. Joe Cole adalah bagian tim di Euro 2004 tetapi tidak benar-benar bermain. Sejumlah orang menganggapnya sebagai solusi untuk masalah sayap kiri Inggris dan sejak 2004 Cole terus mendapatkan penampilan internasional.

Joe Cole memiliki banyak pertunjukan berkualitas termasuk permainan Inggris di Piala Dunia 2006 yang bertentangan dengan Swedia. Dalam kompetisi tersebut, ia benar-benar bernama FIFA Man of the Match. Joe Cole juga dipilih sebagai PFA Premiership Team of the Year 2006.

Dia memenangkan banyak penghargaan selama karirnya sebagai pemain sepak bola profesional. Dengan klub West Ham United, ia memenangkan UEFA Intertoto Cup (1999). Dan dengan klub Inggris Chelsea, ia memenangkan Premier League (2004-2005, 2005-2006, 2009-2010), Football League Cup (2004-2005, 2006-2007), Piala FA (2006-2007, 2008-2009, 2009 -2010), dan FA Community Shield (2005). Sebagai kehormatan individu, ia memenangkan West Ham 'Hammer of the Year' (2003), Tim PFA of the Year (2006), Pemain Terbaik Chelsea (2008), dan Pemain Liga Premier Bulan Ini (Maret 2005).